SAM_0959

Sekilas Mengulas Saigon

Perjalanan saya ke Ho Chi Minh City (HCMC) aka Saigon bulan Desember yang baru lewat merupakan salah satu perjalanan yang lumayan berkesan, karena baru pertama kali datang sendirian ke negara yang tidak saya kuasai bahasanya sama sekali. Lalu bagaimana saya menentukan tempat tujuan wisata, berapa lama ada di sana, menentukan tempat menginap serta mencari makan?

Yuk mari kita bahas satu persatu

Berapa lama?

Yang berperan utama adalah jadwal penerbangan yang tersedia beserta harganya. Pilihan yang paling ekonomis saat itu adalah Udara Asia dari HCMC ke Jakarta. Kalau menambah waktu tinggal berarti biaya penginapan ekstra 1 (naik Singa Udara) atau 2 (naik Udara Asia) malam atau transit Singapura (Bintang Jet) atau Kuala Lumpur (Udara Asia) yang juga lebih mahal harga tiketnya. So, saya punya 3 hari 2 malam di Saigon yang artinya hanya 1,5 hari efektif untuk berkeliling, dari situ kita menentukan Tujuan Wisata

Tujuan Wisata

Saya benar2 penasaran dengan Cu Chi Tunnels, meskipun ada tujuan wisata lain seperti Cao Dai Temple ataupun Delta Sungai Mekong, atau sekedar keliling – keliling kota. Maka sesampainya di hotel saya menanyakan paket tur yang tersedia (lebih murah bergabung dengan grup tur ketimbang jalan sendiri karena saya berangkat seorang diri).
Saran dari Jane adalah Hari 1 Full day Delta Mekong, Hari 2 Half Day Cu Chi Tunnels. Tapi karena saya ingin jalan – jalan di tengah kota maka saya pilih Hari 1 Full Day Cao Dai Temple dan Cu Chi Tunnels, malam dan esoknya saya ingin menikmati jalan – jalan di kota Saigon. Biaya tur yang saya pilih sebesar $8 tidak termasuk makan siang + tiket masuk ke Cu Chi Tunnels sebesar $4.

Memilih Penginapan

Ada 2 situs yang biasanya saya pakai untuk memesan penginapan: booking.com serta agoda.web.id karena harganya kadang beda cukup bermakna, serta butuh membaca ulasan dari pejalan lain mengenai penginapan yang saya pertimbangkan. U/ Saigon saya memilih menginap di sekitar Quan 1 karena di sana pusat kotanya sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi untuk menuju tempat wisata dan cukup mudah mencari makanan halal.


Akhirnya saya menjatuhkan pilihan ke Luan Vu Hotel di Bui Vien St dekat Pham Ngu Lao daerah backpacker di Saigon. Pertimbangan berdasarkan perasaan, lokasi, fasilitas(air panas, AC dan free wifi)  serta kemudahan mendapatkan makanan halal.

 

Makanan Halal

Untuk pejalan yang membutuhkan makanan halal seperti saya, ada 2 daerah di Quan 1 yang menyediakan makanan halal, yaitu di sekitaran Pham Ngu Lao (termasuk Bui Vien) serta di Dong Du St di mana ada 1 masjid besar, dengan beberapa rumah makan halal. Kebanyakan makanan halal yang dijual adalah masakan India, tetapi di Dong Du St ada Halal@Saigon yang menyediakan makanan khas Vietnam beserta makanan khas Melayu di sana.


Oh ya, saat menuju Cu Chi Tunnels saya terpaksa makan di rumah makan yang juga menyediakan hidangan babi. Untuk amannya saya memilih hidangan sea food yang saat mengintip dapurnya kemungkinan kecil dimasak menggunakan alat masak yang sama. Bismillah, niat saya saat itu makan hanya untuk mencukupi kebutuhan saja, tidak untuk berlebih-lebihan.

This entry was published on Februari 14, 2012 at 3:05 am and is filed under Perjalanan, Saigon, Tips, Vietnam, Wisata. Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: