Ngetes IXUS di Coban Rondo

Akhir pekan yang baru lewat saya ma Dokterearekcilik pergi ke Coban Rondo setelah malam sebelumnya kami habiskan di Batu. Coban Rondo adalah tempat wisata alam di Desa Pandesari Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Butuh waktu sekitar 20 menit untuk menuju lokasi ini dari kota Batu menggunakan kendaraan pribadi.

Legenda mengapa tempat ini dinamai Coban Rondo (tapi agak panjang dikit ya…) bermula dari sepasang pengantin yang baru saja melangsungkan pernikahan. Mempelai wanita bernama Dewi Anjarwati dari Gunung Kawi, sedangkan mempelai pria bernama Raden Baron Kusumo dari Gunung Anjasmoro. Setelah usia pernikahan mereka menginjak usia 36 hari Dewi Anjarwati mengajak suaminya berkunjung ke Gunung Anjasmoro, yang merupakan asal dari suami. Namun orang tua Anjarwati melarang kedua mempelai pergi karena usia pernikahan mereka baru berusia 36 hari atau disebut selapan. Namun kedua mempelai tersebut bersikeras pergi dengan resiko apapun yang terjadi di perjalanan. Ketika di tengah perjalanan keduanya dikejutkan dengan hadirnya Joko Lelono, yang tidak jelas asal-usulnya. Nampaknya Joko Lelono terpikat dengan kecantikan Dewi Anjarwati, dan berusaha merebutnya. Akibatnya perkelahian antara Joko Lelono dengan Raden Baron Kusumo tidak terhindarkan. Kepada para pembantunya atau disebut juga puno kawan yang menyertai kedua mempelai tersebut, Raden Baron Kusumo berpesan agar Dewi Anjarwati disembunyikan di suatu tempat yang terdapat di Coban atau air terjun. Perkelahian antara Raden Baron Kusumo dengan Joko Lelono berlangsung seru dan mereka berdua gugur. Akibatnya Dewi Anjarwati menjadi seorang janda yang dalam bahasa jawa disebut Rondo. Sejak saat itulah Coban atau air terjun tempat bersembunyi Dewi Anjarwati dikenal dengan COBAN RONDO. Konon batu besar di bawah air terjun merupakan tempat duduk sang putri yang merenungi nasibnya.

Untuk masuk ke kompleks wana wisata Coban Rondo, setiap orang ditarik 8000 rupiah (untuk wisatawan domestik) sedangkan mobil 3000 rupiah. Dari pintu masuk jalannya masih jauh banget, sempat takut nyasar hehehe…. Butuh 10 menitan lah dari pintu masuk untuk sampai ke parkir air terjun.

Dari tempat parkir udah terdengar suara gemuruh air terjun ditambah udara jadi terasa sejuk banget, trus kita jalan sekitar 200 meter buat nyampe air terjunnya. Sambil menyusuri jalan setapak yang sudah diperkuat (pake beton ya?) kita bisa melihat aliran air di sungai kecil yang berasal dari air terjun. Dari jarak 100 meter barulah air terjun terlihat, terus terang saya takjub banget melihatnya… padahal itungannya gak seberapa tinggi lho… tapi tetap aja terpana sambil mengagumi keindahan ciptaanNya, apalagi dah lama gak liat air terjun😀

Mulailah kita potret memotret di sini, sebenernya lebih banyak Dokterearekcilik yang motret karena dia lagi excited banget ama kameranya… Ceritanya sambil ngetes Canon IXUS 75 tahan gak kena cipratan air terjun hehehe…

Tapi kalo foto yang di atas saya yang motret lho😀


This entry was published on Mei 3, 2008 at 2:48 am and is filed under Perjalanan, Wisata. Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

11 thoughts on “Ngetes IXUS di Coban Rondo

  1. bagus mbak fotonya, sepertinya bakat nih jadi fotografer

  2. Good2… tapi mungkin whitebalancenya perlu di setting lagi.

  3. Wah mbak…
    aku dulu di pernah ke Batu, tapi ga pernah ke sana..
    Hiks..
    Thats so beautiful..

  4. @Riza
    Thank you

    @Jie
    AWB itu ya? Ngaturnya gimana sih Jie?

    @Yudhi H. Gejali
    Kalo ada kesempatan mampir deh ke sini.. asyik lho

  5. Nice blog, and Bagus banget view nya bener lho bakat jadi fotografer…

    Salam kenal

  6. salam kenal pak
    bener, saya anggota milis pesat dari batam.

    seru yah jalan-jalannya
    boleh dilink??

  7. Wah pengen neh kesana…
    Apa kabar dok lama ga mampir..

  8. @Daniel Witanto
    Thank you… Ini bantuan kamera yang OK juga kok

    @Liza
    SAlam kenal… Tapi yang pak itu suami saya lho😀

    @Ady
    Asyik kok Dy.. Kalo pulang dari Aussie mampir ke sini dulu

  9. I love Coban Rondo. Setiap kali ada temen atau tamu yang kita aja nginep di Batu, kita selalu pergi ke tempat yang cantik ini! Emang sejuuuk dan menyegarkan banget ya suasananya!

  10. jadi isin sendiri arek Suroboyo, tapi belu pernah ke coban Rondo.

    Kapan ya.

  11. Yang suka foto-2, coba deh dr coban rondo naik lagi (jalan kaki lah..)..wuih…ada padang safana luaaasss banget…suatu keindahan alam yg tersembunyi…bagus untuk obyek foto, atau suasana pagi hari…muantafff

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: