Bengkulu!!!

Sudah 3 hari ini saya ada di Bengkulu. Sejauh ini saya baru memulai kegiatan mobile clinic di Lais, sekitar 50 km dari Bengkulu. Sejauh mata memandang, kerusakan tidak separah di Bantul, Jogjakarta dulu atau menurt ukuran mereka tidak separah gempa tahun 2000 yang lalu. Tapi benar2 menyisakan trauma pada masyarakat. Selalu khawatir akan terjadinya tsunami. Bagaimana tidak khawatir karena letak desa yang saya kunjungi hanya 200 m dari pantai, bahkan saat perjalanan ke sana benar2 bersebelahan dengan Samudera Hindia.

Sampai saat ini, mereka masih belum terlalu merasakan kebutuhan bantuan kesehatan, tetapi mereka memerlukan tenda untuk berteduh karena sebagian besar dari masyarakat takut untuk tidur di dalam rumah. Karena saat bergoyang sedikit saja, mereka sudah panik, apalagi kalau ada yang menambah-nambahi isyu air naik. Langung mereka semburat berlari. So, keluhan paling sering adalah pegal2 setelah berlari ke bukit setiap malam😦 Jahat nian yang bikin berita bohong itu😦

Tadi siang, ada kawan dari Tagana yang dicegat truk bantuannya dan diacungi parang, karena mereka merasa belum mendapat bantuan sama sekali. Terus terang distribusi bantuan agak kurang lancar, karena kebanyakan barang didatangkan dari Jawa dan bantuan tidak boleh disalurkan langsung tapi melainkan melalui posko bencana😦 . Meskipun ada yang sudah didatangkan dari Sumatera Selatan, termasuk oleh Tagana ini.

Kabarnya, dari Lais ke arah perbatasan Sumatera Barat (Kab. Muko – Muko), dan pesisir Sumatera Barat kerusakan cukup berat. Tapi saya belum sampai ke sana. Kawan2 logistik baru saja datang dari Surabaya, setelah menempuh perjalanan darat selama 3 hari . Sehingga setelah mereka siap baru kami bisa berangkat ke sana. BTW, Presiden SBY besok akan datang ke Muko – Muko untuk meninjau ke sana. well, semoga, tidak hanya meninjau tapi juga menindaklanjuti kebutuhan para korban bencana.

Saya agak prihatin juga dengan masyarakat yang meminta – minta bantuan di tengah jalan dengan mencegat mobil2 yang lewat, karena mereka membahayakan nyawa mereka sendiri menghadang kendaraan2 yang lewat yang kadang dengan kecepatan tinggi, dan bahkan memakai anak2 sebagai peminta-minta sumbangan.

Oya, saya sedang memanfaatkan fasilitas internet gratis yang disediakan PT. Telkom di Kantor Gubernur. Mulai besok saya tidur di Lais. Doakan saya ya…

Buat dokterearekcilik, doakan saya selalu…. Saya belum bisa bilang mau pulang kapan.

This entry was published on September 16, 2007 at 8:59 pm and is filed under Bengkulu, Curhat, Perjalanan. Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

7 thoughts on “Bengkulu!!!

  1. sibermedik on said:

    Semoga selamat saat melakukan misi Dok…
    Btw, nggabung Tim apa disana?

  2. displaced persons mengundang klb apapun, apalgi bila imunisasi belon jangkep. selamat kerja dan menikmati lemang.

  3. Selamat bertugas dan semoga internet gratisnya tetap kenceng🙂

  4. @Sibermedik
    tim Sa******* Re****

    @abblett
    Waduh, tersanjung aku udah dikunjungi😀 Prof, gak bisa ngicipin lemang ataupun pindang. lha wong poso n pas buko aku ada di Lais bukan di Bengkulu, yang ada ya makanan a la camping gak ono sing dodolan panganan. Nanti aja pas Festival Tabot aku ke Bengkulu lagi, dan ngicipin semuanya. Tapi sempat ngicipin Tahu Udang n Gado-Gado Bengkulu yang pake mie basah, n rasanya agak2 kayak lotek, pas ada teman yang mbawain dari kota.

    @taryan
    Makasih… alhamdulillah saya udah di rumah dengan selamat. nyoba internet ya cuma satu kali pas posting itu. setelahnya saya full di Lais. Turun ke Bengkulu pun gak sempat ke Gubernuran. Yang jelas koneksinya watwetwatwet lha wong pake Speedy n pake software ori semua😀

  5. Ke Bengkulu barengan sampoerna rescue ya ?😀

  6. zulkarnain on said:

    Salam Teman saya turut prihatin
    Tapi ada cerita prihatin dibalik itu juga
    teman doter saya yang sekarang sedang PTT di moko muko kabarnya 3 bulan belum dapat gaji dan mereka bisa dibilang kelaparan disana.
    dan sungguh mengenaskan mereka diminta untuk buka posko bantuan tanpa adany auang operational.
    mohon bantuan dukungan untuk mereka

  7. well.. another sad stories from doctors… hmmm kalo bisa kontak menkes deh… kalo soal kayak ginian menkes kita cukup cepat tanggap kok.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: