Sepeda instead of Ojek

Khusus kemarin saya berangkat jam 6 pagi ke Rungkut Industri. Karena masih pagi giliran si merah alias sepeda onthel saya yang berdinas mengantar ke tempat kerja.

enak banget berangkat pagi naik sepedašŸ™‚ , udara masih segar, belum banyak saingan dengan kendaraan bermotor lainnya terutama ama truk trailer yang bikin kederšŸ˜¦ dan perjalanan pun bisa ditempuh lebih cepat n bebas keringat gak kayak kalo berangkat jam 9 – 9.30…

Sayangnya kenyamanan berangkat pagi tidak bisa saya rasakan saat pulang, selain sudah banyak saingan baik truk maupun kendaraan roda 4, rantai sepeda saya terlepas pas di jalan yang berbatu di antara mobil2 yang besaršŸ˜¦ sempat panik sih, takut keserempet, tapi untung mobil di sebelah berhenti jadi saya bisa menepikan sepeda sambil memperbaiki rantainya ditemani dengan keringat yang sebesar biji jagungšŸ˜¦ seumur-umur belum pernah ngebenerin rantai sepeda lepas!!! dah ngeri bakal nuntun sepeda ampe rumah padahal perjalanan masih sekitar 2 km lagi. Alhamdulillah, rantai sepedanya cukup kooperatif dan 10 menit kemudian saya sudah melanjutkan perjalanan pulang ke rumah.

This entry was published on Juni 23, 2007 at 2:25 am and is filed under Curhat, Daily Life. Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

2 thoughts on “Sepeda instead of Ojek

  1. waduh ga bisa mbayangin bu dokter yang cantik keringatnya sebiji jagung…ndemblok-ndemblok….. cucian deh

  2. jd inget masa2 naek sepedah 6 thn smp-sma..4,5 km aja sih..
    pagi keringetan dikit gpp lah..asal gak ngebut2 amat..
    plgnya..kl ujan (tas masukin kresek+jas ujan)..+laper..tancep..asal yakin punya seragam cadangan…
    mesti siap segala cuaca..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: