After 6 Months

6 bulan telah berlalu sejak saya pertama kali menginjakkan kaki di Kefamenanu…
Betah? So so. Nggak betah2 amat sih tapi masih bisa bertahanlah… Buktinya walaupun minggu ini lagi jutek aku lebih milih tinggal dibandingkan turun ke Kupang atau apapun.
Bertemu setiap hari ma pasien TB (program oriented or patient oriented?), Malaria (and knows about ACT directly), Gizi Buruk jauh berbeda dengan hanya membaca dan menghapalkannya dari buku teks.
Kemandirian dan mampu menyiasati keterbatasan yang ada juga suatu nilai lebih yang tidak saya dapatkan waktu saya sekolah dulu ataupun jika tetap memilih stay di Surabaya (walaupun harus balik lagi ke sana).
Tidak ada macet, pergi pulang ke RS, ke pasar, belanja kebutuhan sehari – hari masih bisa diekrjakan dengan berjalan kaki (biarpun jarang) sesuatu yang sudah lama tidak saya temukan di tempat asal saya.
Paling tidak hal2 di atas yang bisa membuat saya bertahan di sini, walaupun tidak ada mall, supermarket, toko buku (my sanctuary hiks…hiks).
Hanya saja ada hal2 yang sering membuat ingin segera angkat tas dan pulang…
Ada yang bsia nebak??

This entry was published on Maret 26, 2006 at 4:00 pm and is filed under Curhat. Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: