jump to navigation

Happy Thoughts: Balikpapan November 10, 2009

Posted by Astri in Balikpapan, Kopdar, Makanan, Perjalanan, Wisata.
4 comments
  • Finally visited Balikpapan, to be exact: Kalimantan.
  • Met her long lost Aunty Lia, cousin Bismo n Bagas.
  • Found some cute fabrics in Kebun Sayur, Balikpapan.
  • Ate the famous Kepiting Kenari 3x within 24 hrs.
  • Visited crocodile farming @Teritip
  • IMG_2757

Sate Lembut Juli 29, 2008

Posted by Astri in Makanan, Perjalanan.
6 comments

Saat ke Jakarta bulan lalu, saya memang terpaksa melewatkan makan Mie Aceh dan Nasi Uduk Kebon Kacang, karena masalah waktu n beda selera ama dokterearekcilik. Sebagai gantinya, adik saya menyarankan mencoba sate lembut dan laksa yang juga terdapat di daerah Kebon Kacang yang baru saja diliput oleh teman2nya dari salah satu stasiun teve swasta di Indonesia.

Untungnya, supir yang mengantar kami cukup tahu jalan menuju tempat sate lembut yang lumayan mblusuk. Sempat pesimis juga karena jalan yang dilalui makin sempit, apalagi setelah berhenti di sebuah rumah sederhana yang dibilang adik saya, “ini tempatnya”.

Kemudian kami segera memedan 3 porsi Laksa dan 3 porsi Sate Lembut. Yang sampai duluan tentunya Laksa, karena satenya masih dibakar. Tanpa banyak omong, dokterearekcilik n Adhi langsung menyantap Laksa tersebut. Well, sebagai blogger saya jelas langsung memotret laksa tersebut dan menunggu sate matang karena harus menyandingkannya bersama ;)

Sate datang saat Laksa di piring Adhi dan dokterearekcilik tinggal separuh. Mereka lagi – lagi langsung menyerbu, sedangkan saya tentunya langsung memainkan Ixus 75 :D Sebagai info, sate ini dibuat dari campuran daging dan kelapa yang dicincang halus dan dililitkan ke tusuk sate. Rasanya cukup gurih disertai rasa kelapa yang cukup menonjol. Porsi Laksa yang cukup besar membuat saya merelakan beberapa tusuk sate dimakan Adhi. Oya, laksanya sendiri berisi lontong, perkedel, bihun dan kuah yang berwarna kekuningan.

Saat membayar saya kaget juga nih… Karena untuk makan dan minum 4 orang di warung yang relatif sederhana tersebut menghabiskan 128 ribu :( Meskipun enak tapi tetep aja kaget. Ternyata 1 porsi laksa dihargai 12 ribu dan 10 tusuk sate lembut dihargai 18 ribu, ditambah jus jeruk yang gak seberapa enak 5 ribu.
Moral of the story: Selalu tanyakan harga di tempat yang tidak menyediakan daftarharga, sesederhana apapun tempatnya :D

Rumah Makan Betawi H. Rohma
Jl. Kebon Kacang V/29, Tanah Abang
Jakarta Pusat

Spesial Belut Surabaya April 8, 2008

Posted by Astri in Makanan.
12 comments

Saat datang ke Depot Langgeng di Sidoarjo, ternyata di sebelahnya ada Spesial Belut Surabaya H. Poer (saya singkat SBS aja ya) yang sudah lama pengen saya datangi. Sempat bingung mau masuk ke yang mana, tapi akhirnya saya memutuskan untuk makan di Depot Langgeng dan mbungkus di SBS ini (asalnya mau nyambung, tapi bojoku sudah mendelik)

Pas masuk SBS, suasana sepi banget, gak kayak yang diceritain Fahmi di sini. Lumayanlah berarti saya gak perlu nunggu lama2. Sambil sedikit tanya2, akhirnya saya memutuskan memesan pecel belut goreng kering yang gambarnya bisa diliat di bagian atas postingan ini. Sambelya saya milih yang sedang yang ternyata sama sekali gak pedas karena hanya terdiri dari 3 buah cabe rawit + 1 buah tomat yang sudah digoreng, Sayangnya sambelnya dikasih vetsin, so kalo bisa minta yang gak pake vetsin deh.

Gak lama, belutnya muncul dalam keadaan terpotong dan tergoreng kering disertai keprekan bawang putih yang turut digoreng bersama si belut. Wah, dah pengen nyomot nih… cuma sungkan ;)
Uniknya, untuk belut yang dibawa pulang dikemasnya ternyata bersama dengan cobek kecil tempat sambalnya, kemudian dilapis kertas coklat untuk belut goreng, dan dilapis kertas coklat lagi buat lalapannya, baru dibungkus plastik (halah gak ramah lingkungan banget ya?) Jadinya sampai di rumah belutnya gak jemek dan masih bisa ditata buat difoto sebelum dimakan.

Kalo soal rasa, belutnya crunchy banget, gak asin dan gak ada bau amis, pokoknya gak ada tampang belut deh dan tidak mengecewakan dalam soal rasa. Harga cukupan ya.. Gak pake nasi 12 ribu per porsi.

Setelah membaca postingannya Fahmi di link yang tadi, tempat yang di Sidoarjo ini boleh jadi alternatif, karena tempatnya bersih, relatif sepi dan pelayannya yang nggak bikin bete. Tapi kalo terlalu jauh ya, silakan cari cabang SBS H. Poer yang terdekat.

Alamat:
Jl. KH. Mukmin 65, Sidoarjo
Telp: 031-70108815
Buka: 10.00 – 22.00

Jl. A. Yani 219, Surabaya
(Seberang BCA A. Yani)

Thanks to Fahmi :) saya dapat alamat pusat dan cabang utama SBS
Pusat:
Jl. Banyu Urip Kidul IV / 39 (Bok Abang) Surabaya
Cabang Utama:
Jl. Ngagel Jaya Selatan No. 119 Surabaya
dan
Jl. H. R. Muhammad No. 249 Surabaya

Akhirnya Nongol Juga… Activia April 8, 2008

Posted by Astri in Makanan.
4 comments

Percaya atau tidak, baru tadi malam saya nemu yoghurt ini di suatu pasar swalayan besar di Surabaya. Waktu saya ke Jakarta dan Bandung dua minggu yang lalu, saya juga hanya menemukannya di Jakarta.
Sialnya, meskipun ditunggu – tunggu (karena penasaran) rasanya tidak seindah bayangan :(
Hidup Yoghurt KUD BATU!!!

Berburu Yoghurt April 5, 2008

Posted by Astri in Makanan, Perjalanan.
16 comments

Dalam seminggu ini nafsu saya akan yoghurt benar2 terpuaskan karena saya bisa datang ke 2 kota penghasil yoghurt di P. Jawa yaitu Bandung dan Batu. Well, sebenarnya bukan penghasil yoghurt, tapi kedua kota ini memiliki banyak peternakan sapi, yang tentunya banyak menghasilkan susu.
Biar susu tidak basi,tahan lama, punya manfaat dan nilai jual yang lebih tinggi tentunya perlu diolah menjadi produk lain yang lebih marketable di antaranya ya yoghurt ini…alias susu yang sudah difermentasi dengan kuman Lactobacillus.

Karena rasanya yang enak dan punya fungsi yang bagus buat pencernaan (buat yang lagi sembelit atau diare coba deh, bermanfaat lho), makanya saya sukaaaaaaaaa banget ma yoghurt ini, jadi setiap ada kesempatan untuk berburu yoghurt di suatu kota bener2 saya manfaatin deh…

Di Bandung, yang terkenal di antaranya adalah Yoghurt Cisangkuy dan BMC, belum lagi yang dijual di Lembang. Berhubung keterbatasan waktu, saat ke Bandung minggu lalu saya hanya mampir ke Yoghurt Odise yang terletak di Jl. Dr. Junjunan 131, Bandung yang mengusung label French Yoghurt. Bukan yoghurtnya yang dari Perancis tapi, kumannya yang dari sono.

Waktu pertama kali makan yoghurt ini saya langsung terpesona ama kelembutannya, tampak padat tapi saat begitu mengenai lidah langsung lumer, tapi saya kemudian terkejut dengan rasa asamnya yang lebih masam dari yoghurt2 lain yang biasa saya cicipi. Tapi jangan kuatir, asamnya tidak menyebabkan sakit maag kumat kok ;)
Rasa asam ini mungkin bisa menyurutkan langkah para  primi yang baru berkenalan dengan yoghurt… tapi kalo buat saya sih fine2 aja… Kalo menurutmu gimana, Her?
Di Odise ini yoghurt yang ukuran cup 150 ml dihargai 4000 rupiah, sedang yang 1 L dihargai 24000 rupiah. Selain yoghurt mereka juga menyediakan yoghurt plus buah segar, susu murni, bajigur, bandrek ginseng dan aneka oleh-oleh khas Bandung.

Odise vs Batu

Trus bagaimana dengan yoghurt yang di Batu?
Laban Yoghurt saya peroleh di  Kios Pusat Pemasaran Susu KUD Batu. Produk utama yang dipasarkan di sana adalah susu segar dan susu cair yang telah diberi perasa dalam berbagai macam ukuran. Yoghurt-nya berbentuk cair dengan rasa asam yang pas. Harganya pun cukup murah, untuk isi 200 ml harganya 2500 rupiah. Tidak tersedia rasa plain (harus pesan) dan ukuran besar seperti di Odise. Sama seperti di Bandung, di sini juga menyediakan aneka oleh2 khas kota Batu seperti kripik nangka, kripik kentang, kripik salak, jenang apel.

Ada yang tertarik mau mencoba ke sana? Ini dia alamatnya:

  • Kios Odise
    Jl. Dr. Junjunan 131, Bandung
    Telp: 022-6078201
    Buk: 09.00 – 21.00
  • Kios Pusat Pemasaran Susu KUD Batu
    Jl. Kartini no. 1 Batu 65314
    Telp: (0341) 596311

Battle of Sup Buntut Goreng Maret 30, 2008

Posted by Astri in Makanan.
8 comments

SBG AndaSetelah mencicipi Sup Buntut Goreng Depot Anda – Mojokerto, saya ternyata agak2 ketagihan dengan masakan tersebut, yang sayangnya agak perlu usaha ekstra untuk bisa mencicipinya lagi di Depot Anda sana. Untungnya Herru memberi info bahwa ada Sup Buntut Goreng yang patut dicoba di Sidoarjo, yaitu di Depot Langgeng, Jl. KH Mukmin 67, Sidoarjo.

 

SBG LanggengKarena lokasi yang relatif dekat dengan tempat kerja suami, jadilah hari Sabtu yang lalu, sambil pulang kerja kami makan siang di sana. Cara penyajiannya kurang lebih sama, yaitu buntut goreng dengan potongan cabe goreng dan semangkuk kuah sup disertai kondimen sambal, lalapan, dan jeruk nipis. Ukuran buntutnya relatif lebih kecil dibandingkan Depot Anda, dan agak basah oleh minyak yang kurang tiris, sedangkan rasanya mungkin agak lebih pas bagi yang tidak terlalu senang asin. Kuahnya ringan dan tidak asin, pas sekali, meskipun tidak berisi sayuran sama sekali dan secara jumlah kalah dibandingkan Depot Anda. Jeruk nipis membuat kuah terasa lebih segar, dan sambalnya biasa saja.

Mengenai tempat, meskipun kumuh banget hehehe… yang makan di tempat ini cukup banyak dan nyaris tidak pernah kosong, karena pengunjung datang silih berganti. Soal kenyamanan Depot Anda menang deh, apalagi kamar mandinya cukup bersih dan dilengkapi Musholla (poin plus dari saya)

Secara keseluruhan saya masih lebih senang dengan Sup Buntut Goreng Depot Anda, apalagi soal harga tidak jauh berbeda dengan kualitas dan kuantitas yang agak njomplang buat lidah dan perut saya. Apalagi kenyamanannya saat makan jauh berbeda… Meskipun begitu saya masih berencana mencoba beberapa menu lain di Depot Langgeng, antara lain Iga Bakar, Bothok Telur Asin, dan Pepes Udang n Cumi :D … Minggu depan ke sana lagi aaahhh… (tapi dibungkus)

Alamat:
Depot Anda, Jl Bhayangkara No. 26, Mojokerto Telp: (0321) 323890
Depot Langgeng, Jl. KH. Mukmin No. 67, Sidoarjo Telp: (031) 8941463

 

Mie Goreng Aceh Maret 20, 2008

Posted by Astri in Makanan, Perjalanan.
7 comments

Hasil jalan2 tadi malam di Plaza Indonesia, makan mie yang udah dikangenin sejak 3 tahun yang lalu.

Mie Goreng BAng Jali

Mie Goreng Aceh yang pedes, kecut n segar akhirnya bisa dinikmati kembali. Hanya saja kehilangan temannya yaitu Jus Timun yang segar itu. Kali ini saya nyoba makan Mie Goreng Aceh di Mie Aceh Bang Jali, Plaza Indonesia. Setau saya, tempat aslinya sih di Blok M, cuma karena pengen jalan2 di tempat yang one stop shopping jadilah nyoba di situ. Selain Mie Goreng dan Mie Rebus di sana juga tersedia Martabak Aceh yang kayak dadar isi kulit martabak dan Roti Cane.

Mungkin ada masukan t4 makan Mie Aceh yang lain enak di Jakarta?

Nongkrong @ Drago Maret 13, 2008

Posted by Astri in Daily Life, Makanan.
7 comments

Lagi nongkrong ama Helman, Gina, Jie, n Herru di Drago nih. Kenapa di Drago? Selain karena Jie n Helman belum pernah ke sini, tempatnya emang nyaman banget buat nongkrong, makanannya juga lumayan, buka 24 Jam, dan ada Free WiFi tanpa syarat, lengkap dengan colokan listrik yang banyak.

Makan apa aja selama di sini?
Cream of Mushroom, El Drago Pizza, Calzone, Sirloin Steak, Spaghetti Aglio e Olio with Prawn… Hehehe… Banyak ya??? Yang paling enak ya jelas masih El Drago Pizza-nya dong!!! Dibakar pakai tungku kayu yang berbentuk kubah.

Foto2 nyusul ya, gak bawa kabel data

Bingka Kentang Maret 6, 2008

Posted by Astri in Makanan.
9 comments

Setelah dapat kiriman Kue Lam dari Mina, saya mendapat kiriman wadai Banjar lainnya yaitu Kue Bingka Kentang dari tante saya yang baik hati :) Apalagi datangnya setelah capek2 pulang dari Situbondo meskipun harus buru2 diambil karena umur Bingka yang pendek.

Bingka yang dibawakan kali ini adalah Bingka Kentang dari Bingka Bunda yang terkenal itu
Setelah dicicipi, rasa Bingka Kentang itu mirip banget ama Kue Lumpur, hanya saja lebih lembut teksturnya tapi agak lebih berat karena rasanya maaanisss sekali. Sayang, Mina yang hobi makan itu belum pernah mencicipi kue lumpur. Lain kali kalo ke Surabaya kita makan kue lumpur ya, Min :)

Bingka Kentang

Sayangnya, Bingka ini tidak tahan lama, hanya bisa bertahan 3 hari di dalam lemari es, meskipun saya bisa memperpanjang sampai 4 hari. Bentuknya pun mudah berubah karena teksturnya yang lembut.

Kalo ada yang tertarik dan sedang main ke Banjarmasin, Bingka Kentang ini dapat diperoleh di sini:
Bingka Bunda:
Jl. Veteran Simp. SMP 7/ II No. 52 Telp: (0511) 325848, Banjarmasin

Kue Lam dari Mina Januari 22, 2008

Posted by Astri in Makanan.
9 comments

Berkunjung ke blog Mina ternyata membawa berkah bagi saya. Setelah membaca postingan tentang kue banjar yang membuat saya terngiler – ngiler terutama bagian Ipau (karena saya pencinta makanan asin/ gurih), saya pun mengsms Mina tentang kans mendapatkan Ipau dalam waktu dekat, apalagi tante saya tercinta sedang stase di RSUD Ulin selama 1,5 bulan.

Ternyata Ipau hanya dijual saat bulan Ramadhan, dan sebagai alternatif Mina menawarkan kue Lam, yang rencananya akan dibawakan melalui tante saya sekitar pertengahan Februari . Pucuk dicinta ulam pun tiba, minggu lalu Mina mengsms bahwa seorang teman akan datang ke Surabaya pada hari Senin dan bersama dirinya akan dititipkan seloyang kue Lam. Cihuuuyyy….. Thanks ya Di, mau jadi kurir buat aku :D kutuker dengan selembar kerpekan t4 makan di Surabaya

Kue Lam sendiri itu apa sih? Setelah dipotong – potong, kue Lam itu tidak beda jauh dengan lapis legit hanya saja teksturnya lebih berat dan padat, dan rasanya maniiiiiisssss sekali. Bahan utamanya adalah telur bebek ditambah terigu, susu, margarine, dan gula. Cara pembuatannya pun berlapis – lapis, sehingga pembuatan satu kue bisa memakan waktu 1 hari. Cara memasaknya ada yang dikukus atau dibakar. Hanya saja jika untuk dibawa keluar kota, yang dibakar lebih tahan lama baik dari segi waktu (3 hari dalam lemari es) dan bentuk.

Kue Lam dari Mina

 

Nah, ini dia si Lam yang manis…. Makasih ya Min… Kapan2 kita berburu di Pasar Wadai :)