jump to navigation

Mari Bicara ASI: Saat Bencana Alam itu Tiba September 19, 2009

Posted by Astri in ASI, Bencana Alam, Daily Life, emergency Medicine.
4 comments

Pekan ASI Sedunia 2009 baru saja lewat. Temanya: Breastfeeding: A Vital Emergency Response. Are You Ready? Percaya tidak percaya, satu bulan kemudian ternyata kejadian beneran. Gempa Bumi tanggal 2 September 2009 yang berpusat di Tasikmalaya, tapi kerusakannya mengenai Jawa Barat bagian Selatan. Ini waktunya mempraktekkan tema Pekan ASI Sedunia tahun ini.

Gimana sih cara yang tepat memberikan bantuan bencana alam terutama pada bayi – bayi di bawah 1 tahun? Apa mengedrop susu formula? MPASI Instan? Yang semuanya membutuhkan air dan wadah yang bersih atau bahkan steril di situasi yang amat sangat minim segala sesuatunya, bahkan sekedar air buat membasuh setelah membuang hajat?

Lalu apa yang bisa kita lakukan buat bayi-bayi korban bencana alam? Tega amat keliatannya kalo gak ngasih apa-apa.

Selama bayi – bayi tersebut masih menyusu pada ibunya, ternyata kita tidak perlu memberikan bantuan susu formula. Karena ASI tidak perlu diberikan dengan kondisi khusus, siap saji, tidak perlu diseduh ataupun dihangatkan, sehingga bisa diberikan setiap saat setiap waktu oleh ibunya. Yang perlu kita lakukan adalah memastikan ibu – ibu yang menyusui mendapatkan makanan dengan gizi yang cukup sehingga ibu tersebut bisa memberikan ASI pada bayinya. Bahkan jika sang ibu akhirnya jatuh dalam kondisi gizi kurang pun, ASI yang didapat bayi masih sama kualitasnya dengan ibu dengan gizi baik.

Mengapa susu formula menjadi bantuan yang tidak tepat saat bencana alam? Seperti disebutkan di atas, saat bencana alam, akses terhadap air bersih menjadi sangat2 minim. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar harian, seperti mandi dan membasuh setelah buang hajat. Mensterilkan botol akan jadi prioritas nomor sekian. Wadah yang kurang bersih akan meningkatkan angka kejadian diare saat bencana alam :( jadi korban dua kali deh… Hal ini juga terjadi saat gempa bumi di Jogjakarta. Bayi yang mendapat bantuan susu formula, angka kejadian diarenya lebih tinggi dua kali lipat dari bayi yang tidak mendapat susu formula.
Belum lagi karena bantuan terbatas dan tidak merata, si ibu akan berusaha menghemat susu formula yang didapat dengan cara memberikan susu tidak sesuai takaran, hanya asal putih. Tentunya gizi yang diperoleh menjadi tidak optimal, jadilah masalah gizi kurang :(

Kalau kita masih ingin memberi bantuan saat bencana alam, bantuan lain apa yang masih bisa kita berikan?

Pakaian bayi, selimut bayi, kaus kaki, minyak telon, makanan buat ibu, air bersih, tenda, dan terpal bisa menjadi pilihan yang tepat buat membantu para bayi yang tinggal di pengungsian. Memberikan motivasi dan penguatan bagi ibu untuk menyusui di saat bencana terkadang juga diperlukan di tengah serbuan bantuan yang masih belum tepat.

SUMATERA REGIONAL SCIENTIFIC MEETING OF PERDICI Maret 8, 2008

Posted by Astri in Acara Kedokteran, Anestesiologi dan Reanimasi, emergency Medicine.
add a comment

Indonesian Society of Intensive Care Medicine (PERDICI) supported by Faculty of Medicine University of Sriwijaya Mohammad Hoesin General Hospital present

SUMATERA REGIONAL SCIENTIFIC MEETING OF PERDICI
Place : Novotel Palembang
Time : 5 – 6 April 2008
Symposia:

• Special Lecture on Septic Shock
• Dengue Shock Syndrome
• Mechanical Ventilation
• Fluid Resuscitation
• Special Lecture on Hypertonic Lactate
• Pediatric

Participant Fee
Specialist Rp 750.000,-
GP/ Nurse/ Fellow/ Resident Rp 650.000,-

Workshops:
Course Time Fee
Basic Course on Mechanical Ventilation April 5 – 6 Rp 2.500.000,-
Acid Base Balance (Stewart Approach) April 5 Rp 1.500.000,-
Fluid Therapy & Hemodynamic Monitoring April 6 Rp 1.500.000,-
Palembang Package:
Specialist + BCMV or ABE + FT Rp 2.900.000,-
GP/ Nurse/ Fellow/ Resident + BCMV or ABE + FT Rp 2.800.000,-

Secretariat:
Indonesian Society of Intensive Care Medicine
ICU Dept – RSUPN Cipto Mangunkusumo
Jl. Diponegoro 71, Jakarta 10320
CP : ADE
Phone : +62-21-6859915
Fax : +62-21-31909033
E-mail : info@perdici.org
Web : http://www.perdici.org

Dept. of Anesthesiology and Reanimation
Faculty of Medicine University of Sriwijaya
RS Mohammad Hoesin
Jl. Sudirman Km 3,5 – Palembang
Phone : +62-711-354088
Fax : +62-711-352361
CP : AYU

Current Management in Emergency Room – Palembang November 16, 2007

Posted by Astri in Acara Kedokteran, emergency Medicine.
add a comment

SIMPOSIUM

CURRENT MANAGEMENT IN EMERGENCY ROOM

Quality Daira Hotel Palembang, Sabtu, 1 Desember 2007

Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan RSUD Sekayu Musi Banyuasin Sumsel menyelenggarakan simposium dengan judul di atas untuk dokter, perawat dan mahasiswa kedokteran (koas). Adapun materi seminar adalah sebagai berikut:

Metabolic Ketoacidosis (dr. Imran Nito, SpPD)

Hemoptysis and Acute Obstructive Airway (dr. Frans Abednego Barus, SpP)

Hypertension Crisis and Acute Coronary Syndrome (dr. Roy Christian, SpJP)

Burn Management (dr. Ni Made Swantari, SpBP)

Febrile Convulsion and Hyperpyrexia (dr. Rastra Rantos, SpA)

Cerebral Vascular Disease and Unconsiouseness (dr. Firman Hendrik, SpS)

Special Lecture: Interventional Cardiology

Plenary Lecture dalam rangka hari AIDS sedunia: HIV/AIDS and Opportunistic Infection (dr. Erni Nelwan, SpPD).

Acara diselenggarakan di Quality Hotel Daira Palembang, Sabtu, 1 Desember 2007 mulai jam 07.30.

Pendaftaran lewat contact person:

dr. Gina Sitorus (085669220786)

Rita Apriani, S.Kep., Ns. (081367170815)

Early Bird (12 Nov -17 Nov)

Dokter: Rp 100.000,00; Perawat: Rp 75.000,00; Mhs/Koas: Rp 75.000 ,00

Regular (18 Nov – 27 Nov)

Dokter: Rp 150.000,00; Perawat: Rp 100.000,00; Mhs/Koas: Rp 100.000,00
Late (28 Nov – 1 Des)

Dokter: Rp 250.000,00; Perawat: Rp 150.000,00; Mhs/Koas: Rp 150.000,00

Pembayaran dilakukan dengan transfer ke Bank Mandiri cabang Palembang Sako Kenten no. Rek. 1120004846403 atas nama Meiliza Veronica. Kami tidak menerima pembayaran selain pembayaran TUNAI saat hari H.

Pendaftaran dengan cara mengisi formulir berikut:

Nama Lengkap beserta gelar

Institusi

Alamat

No HP yang bisa dihubungi

Alamat E-mail kalau ada

Formulir beserta bukti pembayaran difax ke (0714) 322770). Tanggal pendaftaran untuk menentukan tarif adalah berdasarkan tanggal pada bukti pembayaran. Karena itu kami mohon untuk menghubungi dulu contact person kami sebelum melakukan pembayaran. Kami tidak menerima booking tempat. Pendaftar yang membayar di hari H, Sabtu, 1 Desember 2007 dianggap mendaftar LATE walaupun sudah mengirimkan formulir sebelumnya.