Perlengkapan Haji untuk Perempuan Oktober 29, 2008
Posted by Astri in Haji & Umroh, Perjalanan.trackback
Musim Haji 1429 H semakin dekat.. Tgl 4 November 2008, kloter pertama sudah mulai masuk Asrama Haji untuk diberangkatkan ke Madinah pada tgl 5 November 2008. Sebelum berangkat saya mau berbagi daftar perlengkapan yang sebaiknya dibawa terutama untuk jemaah haji yang perempuan. Kalo ada yang kurang atau lebih mohon dikoreksi ya.. Daftar ini jauh dari sempurna, karena tidak disusun berdasarkan pengalaman, melainkan kesimpulan dari bahan2 bacaan mengenai Haji yang dibaca sebelumnya.
Pakaian dan Peralatan Ibadah
- Baju Ihram 2 – 3 stel –> karena celananya cenderung tipis, bisa diganti celana lain yang berwarna gelap dan mudah digulung sehingga memudahkan kita saat berwudhu dan ke kamar mandi. Kalau berangkat termasuk gelombang 2, dipakai sejak dari Indonesia karena begitu datang langsung umroh wajib, dan miqatnya di atas pesawat
- Baju Atasan non Ihram 3-4 buah –> usahakan yang panjang (kalau bisa sampai selutut) dan tidak ketat
- Celana Panjang 2- 3 buah –> Lebih baik berwarna gelap, tidak mudah kotor, tidak membayang, dan yang mudah digulung
- Jaket 1 buah –> untuk di pesawat, dan musim haji tahun ini masih masuk musim dingin
- Atasan mukena 2 buah –> bisa jadi jilbab juga saat kita berangkat ke masjid
- Jilbab panjang 3-5 buah –> usahakan yang menutup sampai dada. Tidak harus putih
- Sajadah tipis 1 buah
- Kaos kaki 6 pasang –> tebal dan berwarna gelap lebih baik, tidak perlu yang berjari
- Pakaian Dalam 6 stel
- Disposible Panties 2 Pak–> bisa dipakai saat perjalanan dari dan menuju tanah air, Madinah – Mekah atau sebaliknya, dan Armina (Arafah, Muzdalifah, Mina). Biar tidak bawa pakaian dalam kotor
- Pantyliners 2 Pak
- Pembalut wanita secukupnya (sesuaikan dengan kebiasaan haid)
Peralatan Tidur
- Pakaian tidur 2- 3 stel –> Usahakan bukan daster, mudah menyingkap. Siapa tau kita sekamar dengan jemaah laki2
- Sleeping bag –> tidak perlu bawa selimut dan sprei, bisa dipakai juga pada masa Armina
Alas kaki
- Sepatu keds tidak bertali 1 pasang
- Sandal gunung 1 – 2 pasang
Dua yang di atas dipilih karena tidak mudah lepas kalo terinjak, dan lebih nyaman untuk berjalan jauh.
Perawatan Tubuh dan Wajah
- Pelembap wajah
- Tabir surya
- Pelembap tubuh –> Banyak yang menyarankan merk Vaseline
- Pelembap bibir –> Bisa dibeli di sana, merk Labello
- Bedak
- Sabun mandi dengan pelembap
- Face Spray –> bisa beli botol semprotan kecil dan diisi air mineral/ air zam – zam. Juga bisa dipakai berwudhu.
- Sikat gigi Travel Size
- Odol
Catatan:
- Pelembap ini sebaiknya dipakai segera setelah mandi, saat kulit masih lembap agar kerjanya lebih efektif, ditambah perbanyak asupan cairan yang akan menjaga kelembapan kulit.
- Jika dibawa di tas tenteng, pastikan kemasannya tidak melebihi 100 ml. Sedang yang untuk di koper bisa bebas.
Obat – Obatan:
- Pil Penunda Haid (terutama bagi yang haid sekitar tgl 6 – 11 Desember 2008)
- Obat-obatan bagi penderita penyakit kronis (DM, Hipertensi, Hiperkolesterol, Asma, Alergi)
- Analgesik/ Antipiretik
- Anti mabuk perjalanan
- Oralit
- Obat Diare
- Obat Sembelit
- Krim analgesik (counterpain, dkk)
- Vitamin
- Elastic Bandage (buat yang sering terkilir kayak saya)
- Masker (bawa sejumlah hari tinggal di sana, kecuali saat berihram)
- Plester
Catatan:
- Untuk obat-obatan sebaiknya di bawa di tas tenteng.
- Pil penunda haid harus diminum pada jam yang sama
Buku – buku
- Al Qur’an
- Do’a karangan KH Miftah Farid
- Makna Haji karangan Ali Syariati
- Bahan2 bacaan lainnya
Peralatan Pendukung Harian
- Setrika Kecil
- Kompor Listrik
- Rice cooker mini
- Kamera Digital
- Memory Card Cadangan
- Handphone
- Tempat air untuk dibawa saat kita keluar dari pondokan
- Gantungan baju
- Deterjen
- Gunting Kecil à harus masuk koper
- Tali buat gantungan baju
- Tas Ransel, untuk ke masjid dan Armina
- Alat tulis
- Sewing kit
- Senter + Batere cadangan
- Kabel ekstensi –> wajib bawa!!!
- Universal adaptor
Catatan:
Tiga item paling atas juga bisa dibeli di sana. Lebih praktis. Selama di Madinah, kita juga mendapat makan 2x/sehari. Jadi belum perlu memasak
Isi Tas saat Armina (Pake Tas Ransel Lebih Praktis)
- Pakaian Ihram cadangan
- Sarung tangan buat sholat
- Kantong untuk kerikil melempar jumrah
- Jaket
- Buku Do’a
- Al Qur’an
- Kaus kaki
- Sepatu Keds tanpa tali/ Sandal Gunung
- Kamera –> batere terisi penuh
- Handphone –> batere terisi penuh
- Disposible panties
- Pantyliners
- Obat2an Pribadi
- Peralatan mandi (yang tidak wangi)
- Sleeping Bag
- Gunting Rambut
- Senter + Batere Cadangan
- Tempat minum terisi penuh
- Makanan: Coklat, Kurma, Abon, dll
Semoga dapat membantu memudahkan Ibadah Haji kita. Semoga kita semua menjadi Haji yang Mabrur






wesss… komplit!
mugo2 dadi haji mabrur
Amiin
eh iya, colokan listrik. itu lho yg buat memparalel sumber daya dari tembok. biar nggak rebutan sama teman sekamar pas ngecas henfon.
kalo ada sih sangu pisan pisau lipat kecil bangsane victorinox gitu, satu alat yg multi manfaat.
tapi kalo nggak ada, gunting kecil aja yg bisa dilipat dan cukup diselipkan di dompet/saku. buat tahalul nanti setelah sa’i.
Udah mi…Aku nulisnya Kabel Ekstensi (terj: Extension Cord) bingung membahasakannya dalam bahasa Indonesia.
Wah, lengkap nich!!! Tapi kapan yach aku bisa haji/umroh? Hikss..
Btw, lam kenal yach. Rencana mau ikut ke PB 2008 gak?
hahahaha, Brillie nanyanya … kan mbak Astri mau berangkat Haji, emang bisa ikutan PB …
welcome home buk!
rung sempat cerita2 ndek blog?
Halo… Udah ku print nih, moga-moga udah lengkap buat sangu-ku berangkat umroh bulan depan ya… Doain bisa berangkat haji juga soon…
Hai Ki…
cuma kayaknya gak perlu kamu bawa semua deh… Terutama soal baju n peralatan masak – memasak, toh kamu cuma 10 hari di sana dan makanannya catering kan gak gerilya kayak jemaah haji biasa. Cuaca juga pas kamu berangkat dah mulai masuk musim panas.
atau bawa dollar kalo emang dah punya persediaan.
Thx udah mampir n ngeprint
Nuker Riyal enak pas di sana, kursnya lebih ramah
Met umroh ya… doakan juga aku bisa ke sana lagi
Ini lagi buka buku2 juga, mau bikin listnya.. Enakan bawa USD aja ke sana, baru dituker SR ya..
Masih belum belajar apa2 nih, biasa, alibinya ndak sempat…
Nanti konsul lagi ya…
Thanks a lot…
Mb, numpang nanya, saya tertarik dengan tulisan mb ttg perlengkapan haji. Ada beberapa pertanyaan yg sy belum paham.
1. Kalo masuk masjid kan sandal ato sepatu harus dilepas, ada tempat khusus untuk naruh sandal/sepatu. Boleh ga dimasukin tas kresek trus dibawa masuk masjid? krn ada yg bilang boleh ada yg bilang ga boleh krn termasuk membawa najis.
2. Kalo bawa peralatan elektronik dari tanah air, misal strika, magic jar dll, apakah tegangan listriknyanya tidak bermasalah?
makasih sebelumnya mb. semoga Allah memberikan pahala kpd mb.
Mida, sandal n sepatu ada t4 penitipannya, tp biasanya saya kantongin plastik n masukin tas atau dicantolin ke tas cangklong jatah.
Alat elektronik rata2 tegangannya 220. Jangan lupa bw kabel ekstensi.
Kalo saya makanan lbh suka beli biar bisa ngicipin kuliner sana.
thanks, jadi info yang bermanfaat, kadang kalau belum berangkat ya gitu cari infoooo sebanyak-banyaknya.
Tapi thanks.
Thanks mbak infonya, bermanfaat banget buatku..
Insyaallah th ini jd TKHI jg…
mba, maaf kira-kira seberapa penting sepatu kets ya? kok ibu saya cuma disaranin bawa 2 sandal gunung ya? makasih byk ya mba .. minggu depan ibu saya Insya Allah berangkat haji ….
NB; kalau bisa cc saya di deyfka@yahoo.com ya mba,
salam,
Dewi
@Dewi
monggo pilih yang mana yang nyaman buat ibunya.